Tampilkan postingan dengan label WiFi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WiFi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Agustus 2013

Mikrotik Metal ?!! \m/

Wahh...ini ane yang katrok, atau memang ketinggalan berita yah :D. Kemarin baru tahu kalau ternyata mikrotik itu ngeluarin produk yang langsung bisa dipakai. Hah, bisa dipakai?? sabar dulu bos, maksudnya langsung bisa dipasang tanpa box dll kayak pendahulunya..hehe. Yup, kakayknya lebih mirip si Bullet keluaran ubiquity. Cuma dari sisi berat, lebih berat si mikrotik ini, karena memang cashingnya dari metal, kayaknya sih si mikrotik ini memang serius menggarapnya. Ini lho si Mikrotik Metal yang saya maksud:


Awalnya sih kaget melihat dari bentuknya, mengingat dari alat-alat wifi yang biasanya saya tahu ya biasa biasa saja, tetapi melihat mikrotik ini adalah sesuatu yang berbeda, seperti bom plutonium :D. Lebay ya..hehe..gp2, wong namaya OPINI :D.
Mungkin saya belum bisa memberi review perfomance dll, jadi ini hanyalah First Sight dari si metal, dan bukan review lengkapnya, jadi waspadalah..waspadalah..haha
 
Nah ini keterangan dari web nya mikrotik:
 
Metal 5SHPn (Access Point 5GHz)


The new, completely waterproof, rugged, and super high powered RouterBOARD Metal. The serious outdoor wireless device. Fully sealed, industrial design metal case, powered by RouterBOARD and RouterOS. 1.3 WATT of output power - to reach the last mile, in any conditions. (Maksimal 5 pcs per account)

Dari keterangan diatas jelas mereka TIDAK MAIN-MAIN alias SERIUS  (The serious outdoor wireless device). 

Jika Anda akan menghubungkan Metal 5SHPn dengan antenna menggunakan kabel jumpet N-Male to N-Male, mungkin Anda juga membutuhkan Connector N-Female to N-Female

Nah mungkin mikrotik ini menampah opsi bagi anda dalam memilih antena WiFi outdoor yang handal :D

Salam

Rabu, 13 Juli 2011

Teknologi Wireless 802.11


Wi-Fi (atau Wi-fi, WiFi, Wifi, wifi) merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.

Macam-macam antenna wifi (wlan)

Tidak dapat kita pungkiri bahwa komunikasi dengan menggunakan wifi sudah populer dimana-mana. Wifi terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat kerasnya terdiri dari pigtail, antenna, dan perangkat radio nya. Antena wifi adalah sebuah perangkat penguat sinyal bagi pemancar wifi. Nhah berikut ini akan saya tuliskan berbagai macam antenna wifi :)
Pada dasarnya ada beberapa tipe antenna yang biasa digunakan untuk operasional jaringan wireless Internet, diantaranya:
  • Antenna Omnidirectional, biasanya digunakan pada Akses Point untuk memberikan akses klien dalam radius 360 derajat.
  • Antenna Sectoral, biasanya digunakan pada Akses Point untuk memberikan akses Internet pada klien dalam radius tertentu, biasanya 90 derajat, 120 derajat dan 180 derajat.

Wireless Link Budgeting

Link budgeting adalah perhitungan dari keseluruhan gain dan loss dari pemancar melalui media seperti udara, kabel, fiber, dll ke penerima dalam system telekomunikasi. Hal ini memperhitungkan pelemahan dari sinyal yang di kirim selama transmisi selayaknya yang melalui antenna. Pelemahan secara acak seperti pemantulan. derau tidak diperhitungkan mendalam dalam perhitungan di dalam link budget ini dengan asumsi pemantulan tersebut ditangani dengan teknik pengurangan.

Formula sederhana perhitungan budget adalah sebagai berikut: 

Daya yang diterima (dB) = Daya yang dipancarkan(dBm) + Penguatan(dB) – daya yg hilang(dB)

Link Budget dari system radio secara rinci sbb :

RxP = TxP + TxG –TxL – FSL –ML + RxG –RxL


Jumat, 08 Juli 2011

Setting Mikrotik Wireless Bridge

Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge.
Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.
Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing.
Berikut ini adalah diagram network yang akan kita set.